MAU AMAN BERKENDARA DIJALAN TOL PERHATIKAN HAL HAL BERIKUT

MAU AMAN BERKENDARA DIJALAN TOL PERHATIKAN HAL HAL BERIKUT

Seperti yang kita ketahui sekarang, pembangunan insfratruktur jalan kian makin pesat. Perjalanan yang dulunya memakan waku berjam jam sekarang bisa ditempuh lebih singkat dengan di hubungkannya jalan antar kota yang bebas hambatan atau jalan Tol. Sadarkah kita bahwasannya berkendara di jalan bebas hambatan ini memerlukan pengetahuan tentang aturan aturan yang berada di dalamnya?

Mari kita pelajari bersama mengenai aturan aturan berkendara di jalan tol .

Pahami lajur jalan didalam jalan tol

Serupa tapi tak sama lajur yang ada didalam jalan tol dengan jalan  jalan biasa, di dalam jalan tol pengguna jalan harus memahami lajur mana yang harus dipilih saat berkendara. Contoh saat kita membawa kendaraan besar beserta muatan lajur kiri adalah lajur yang paling aman untuk kita melaluinya karna kendaraan yang besar dan bermuatan lebih condong berjalan dengan kecepatan yang lebih rendah dari pada kendaraaan yang tidak besar dan tanpa muatan.

Kecepatan Berkendara

Pada ketentuan kecepatan berkendara dijalan tol sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah Nomor 79 tahun 2013 tentang jaringan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Aturan tersebut juga di perkuat  dengan peraturan menteri perhubungan (PERMENHUB) tentang tata cara penetapan batas kecepatan berkendara pasal 3 ayat 4 dan pasal 23 ayat 4.

Dalam Permenhub tersebut, tertulis bahwa batas kecepatan kendaraan bermotor yang melaju di jalan tol berkisar antara 60 hingga 100 kilometer per jam (kpj), sesuai dengan rambu lalu lintas yang terpasang.

Beban Muatan tidak boleh melebihi Kapasitas

Pelanggaran yang sering terjadi pada kendaraan pengangkut barang atau truk di sepanjang jalan tol adalah kelebihan muatan atau over dimension dan overloading (ODOL).

Aturan mengenai sanksi ODOL ini sebagaimana tertulis dalam pasal 307 UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009 tentan lalu lintas dan angkutan jalan.

Jangan membuang sesuatu melalui jendela

Sampah apa pun itu, bahkan untuk sekecil puntung rokok sekalipun, tidak boleh dibuang di jalan tol terlebih melalui jendela. Selain mengotori jalan, sampah kita bisa mencelakakan kendaraan lain yang berada di belakang kita. Pasalnya, sampah yang kita buang akan langsung tertiup angin dan dikhawatirkan mengganggu atau bahkan mencelakakan pengemudi kendaraan lain.

Beri tanda ketika hendak berpindah jalur

Jika kita ingin berpindah jalur, jangan lupa untuk menyalakan lampu isyarat dan bergerak jika jarak antara mobil depan dan mobil dari arah belakang sudah aman. Jangan tergesa-gesa atau buru buru memotong jalur karena bisa membahayakan kita dan pengendara lain.

Jaga jarak aman dengan mobil lain

Menjaga jarak aman dengan kendaraan lain membantu menghindarkan kita dari berbagai kemungkinan yang bisa mencelakakan kita dan keluarga kita di jalan. Jarak aman antara kendaraan kita dengan kendaraan lain adalah sekitar 10 meter sampai 20 meter. Jangan sampai berkendara terlalu dekat atau terlalu jauh dengan kendaraan di depan kita.

Beberapa aturan berkendara di jalan tol sangatlah penting. Tetap hati hati dalam berkendara, jaga konsetrasi, dan selalu utamakan keselamatan.